PERSEPSI WISATAWAN
TERHADAP WISATA RELIGI MASJID AGUNG BANTEN LAMA
Oleh : Kharisma D, Aisyah S, Nur Fadilah, Nur Syifa M, Ranti L
Masjid Agung Banten adalah salah satu
masjid tertua yang ada di nusantara. Masjid ini merupakan masjid pusat
penyebaran agama Islam di Banten. Masjid Agung Banten dibangun pertama kali
oleh Sultan Maulana Hasanuddin. Kemegahan
sejarah kesultanan Banten di masa lalu, harus menjadi icon Provinsi Banten
kelas dunia, baik dalam kepentingan pariwisata, ilmu pengetahuan, keagamaan dan
budaya. Penataan dan segala perbaikan terus dilakukan oleh pemerintah Provinsi
Banten agar peradaban dan kemegahan Banten lama bersinar kembali.
Observasi mengenai pendapat
wisatawan terhadap Masjid Agung Banten dilakukan dengan wawancara serta
pertanyaan dalam bentuk angket. Observasi dilakukan pada hari Jumat 04 Oktober
2019 bertempat di Komplek Masjid Agung Banten RT/RW 001/011 Kecamatan Kasemen
Kota Serang Provinsi Banten. Responden sejumlah 20 orang yang terdiri dari
berbagai latar belakang sebagai berikut :
Pertanyaan dalam angket terdiri dari beberapa aspek yaitu :
1.
Aspek Pariwisata
50% responden
sangat senang bisa mengunjungi Masjid Agung Banten. 60% responden mengatakan
masjid Agung Banten sangat menarik karena terdapat paying seperti yang ada di
Masjid Nabawi, Madinah. 55% responden mengunjungi Masjid Agung Banten untuk
beribadah dan ziarah. 50% responden mengatakan ingin bisa datang kembali ke
Masjid Agung Banten. 55% responden setuju Masjid Agung Banten dapat menjadi
pusat pembelajaran sejarah, religi, dan perjuangan.
2.
Aspek Lingkungan
50%
responden mengatakan lingkungan Masjid Agung Banten bersih, sarana dan fasilitas
air bersih yang layak. 55% responden setuju dengan lingkungan Masjid Agung
Banten terlihat asri dan sejuk.
3.
Aspek Ekonomi
60%
responden mengatakan oleh-oleh yang dijual di lingkungan Masjid Agung Banten bervariatif
dengan harga yang relatif terjangkau. 55% responden mengatakan olahan yang
mendominasi adalah bandeng, batik banten, dan melinjo. 70% responden dipastikan
membeli oleh-oleh di lingkungan Masjid Agung Banten.
4.
Aspek Teknologi
55% pengunjung merasa akses jalan menuju masjid agung banten tersebut
sangat lancar dan mudah. Namun, 35% pengunjung merasa lahan parkir harus
dikelola dengan sistem digital
Simpulan :
Berdasarkan Observasi yang telah dilakukan di Tempat
Wisata Religi Masjid Agung Banten telah mengalami beberapa kemajuan di beberapa
aspek, Seperti : kamar mandi yang sudah tertata rapi dengan belasan keran air
yang menyala dengan baik, kondisi lingkungan yang bersih dan terawat, dan
Masjid Agung Banten sendiri telah di renovasi dengan baik demi kenyamanan
pengunjung. Wisatawan memiliki persepsi yang baik terhadap wisata religi
tersebut sehingga berkeinginan untuk berkunjung kembali Masjid Agung tersebut
di lain waktu.


Mantap, semangat nulisnyaa
BalasHapus