SEBIRU DI BANTEN
Ditulis Oleh
Iftika S, Kharisma D, Lita E, Laili S, Aisyah S, Neisya LD, Widy
A, Ranti L, Erika JA
Pendidikan Biologi Untirta 2018
"Banten". Jika kalian
mendengar kata ini, apa yang terlintas di pikiran kalian? Ya, benar! Banten
dikenal sebagai salah satu pusat industri. Nah, jika kalian berpikiran seperti
ini, berarti pemikiran kalian sudah lebih maju dibandingkan dengan orang-orang
yang hanya mengenal Banten tentang hal-hal mistisnya.
Sebagai provinsi paling barat di
Pulau Jawa, keindahan dan keberagaman yang dimiliki Banten patut untuk diakui
dunia. Dewasa ini, anak-anak muda di Banten punya cara tersendiri untuk
memperkenalkan keindahan itu. Salah satunya dengan bazar stand Gelar Banten di
SMA N 2 Kota Serang pada Selasa, 3 September 2019. Stand yang didirikan oleh
mahasiswa-mahasiswi jurusan pendidikan biologi Untirta ini bertujuan untuk memeriahkan
acara Dialog Remaja dari koalisi kependudukan provinsi Banten.
Di dalam stand tersebut berisi
hal-hal yang menunjukkan ciri khas Banten. Mulai dari 21 motif batik khas
Kota/Kabupaten yang ada di Banten, puluhan tempat wisata, peta Banten, senjata
tradisional, serta jajanan lezat khas Banten. Di dalam stand juga dihias dengan
lampu kelap-kelip. Kemudian, sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap
lingkungan, teman-teman mahasiswa Biologi membagikan permen berisi tulisan
seperti “No more Plastic” dan sebagainya
kepada pengunjung stand.
Rata-rata pengunjung stand adalah
siswa-siswi SMANDA (singkatan SMAN 2 Kota Serang) itu sendiri. Sebagai generasi
milenial, mereka sangat penasaran dengan apa saja yang ada di Banten. Banyak
dari mereka yang mengajukan pertanyaan seperti "Kak,ini batik dari mana deh?" atau bahkan langsung
mencicipi hidangan khas Banten yang tersedia seperti gipang, jojorong, dan
bontot. Mereka mengaku belum pernah mencicipi hidangan seperti itu atau mungkin
pernah mencobanya, namun lupa apa nama makanannya. Mereka juga tertarik tentang
tempat wisata yang ada di Banten, jiwa travelling
mereka langsung bergejolak.
Jika National Geographic merilis
Lazy Beach Koh Rong Island di Kamboja sebagai Pantai terindah di dunia, maka
Banten juga memiliki pantai yang tak kalah indah kebanggaan warganya. Apalagi
kalau bukan Pantai Anyer. Pasir putih adalah daya tarik utamanya. Ditambah lagi
adanya aneka wahana watersport
termasuk surfing dan snorkeling.
Jangan lupakan pesona matahari tenggelam yang dapat dinikmati di pinggiran
pantai ini. Perpaduan cahaya oranye dan ungu gelap yang sangat cantik.
Tak jauh dari Pantai Anyer ada Taman
Nasional Ujung Kulon yang terkenal dengan pulau-pulau indahnya. Kepopuleran
Taman Nasional ini bahkan sampai ke mancanegara. Apalagi kalau bukan karena
adanya si fauna endemik yaitu badak bercula satu. Tak hanya badak bercula satu,
di Taman Nasional inilah tempat hidupnya Vatica
bantamensis, pohon kokoleceran yang batangnya digunakan untuk pembuatan
kapal. Bahkan Komisi Warisan Dunia UNESCO
menetapkan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai Natural World Heritage Site
(Situs Warisan Alam Dunia) dengan Surat Keputusan Nomor: SC/Eco/5867.2.409
sejak tangggal Tanggal 1 Februari 1992 lalu.
Berjalan ke arah timur, Banten
memiliki sebuah kota yang berbatasan langsung dengan ibukota Jakarta,
Tangerang. Kota Tangerang dengan visi sebagai Kota Berakhlakul Karimah memiliki
Masjid Al-Azhom yang ikonik. Pada saat Ramadhan, Al-Azhom menjadi jantungnya
kegiatan ibadah warga Tangerang. Terbukti saat puasa Ramadhan 1440 H kemarin,
700 takjil setiap hari dibagikan untuk jamaah yang datang atau melaksanakan
puasa. Kemudian, Al-Azhom menjadi bercahaya saat malam hari, terutama kubahnya
yang berkilauan. Kubah masjid Al-Azhom ini diklaim sebagai kubah terbesar di
dunia dengan diameter 63 meter, lho! Dengan luas bangunan 5775 meter dan luas
tanah 2.25 Ha ditambah lahan parkir seluas 14000 meter persegi, Masjid Al-Azhom
semakin memukau. Hati-hati tersasar ya^^
Provinsi Banten banyak memiliki potensi tidak hanya sektor wisata,
ada juga kesenian seperti rampak bedug, lalu ilmu beladiri seperti silat bahkan
kemarin Pencak silat Banten berhasil meraih
prestasi di kancah internasional, yakni pada Festival Pencak Silat
Internasional. Pada event lomba yang diikuti oleh 12 negara Asia dan Eropa
tersebut, Banten meraih juara pada kategori seni bela diri terbaik, kategori
musik (nayaga) terbaik serta kategori koreografi terbaik. Sebagai anak
muda, kita boleh mengikuti segala bentuk perkembangan zaman. Tapi, kita juga harus
melestarikan budaya sendiri bagaimanapun caranya.
Kemajuan Provinsi Banten
dapat dilihat dari segi industri. Cilegon dan Tangerang adalah pusat
industry terbaik di Banten, Pelabuhan
Merak dan Bandara Soekarno-Hatta yang ada di Tangerang menjadi pusat lalu
lintas nasional.
Sejatinya tak ada yang merugikan dari sebuah perbedaan. Hanya
tinggal mengenal, dan temukan keajaibannya seperti Sebiru di Banten.
